RANCANGAN PRODUK TIK dalam PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH


hallo teman-teman semuanya,,,

kembali lagi diblog saya,

gak terasa sekarang penulis sudah masuk tulisan ke sebelas yaa

kali ini kita bakal bahas, gimana sih rancangan produk TIK 

dalam pendidikan luar sekolah?


Jika bicara tentang TIK, mungkin yang terpikir adalah kecanggihan. Ya, memang benar. Teknologi informasi dan komunikasi sangat berguna bagi setiap kalangan dalam berbagai kepentingan karena manfaatnya yang sangat terasa. Dalam pembahasan kali ini, kita membahas tentang penggunaan TIK dalam pembelajaran program Pendidikan Luar Sekolah. Berikut pembahasan rancangan produk TIK dalam pembelajaran program PLS.

Perencanaan adalah salah satu fungsi manajemen yang paling penting, yang mana di dalam perencanaan itu sendiri terdapat kegiatan dalam menjelaskan tujuan organisasi, membuat strategi, dan juga mengembangkan rencana kerja organisasi.

Pengertian produk adalah segala sesuatu yang mampu dihasilkan dari proses produksi berupa barang ataupun jasa yang nantinya bisa diperjualbelikan di pasar. Pendapat lain ada yang mengatakan bahwa pengertian produk adalah suatu substansi yang diproduksi oleh pihak produsen dan ditawarkan ke pasar agar bisa memenuhi keperluan ataupun kebutuhan konsumen. Produk dalam hal ini bisa ditujukan untuk konsumen akhir ataupun konsumen antara.

Fandy Tjiptono menerangkan bahwa pengertian produk adalah berbagai hal yang ditawarkan oleh produsen untuk bisa diperhatikan, dicari, dibeli, dinyatakan, dikonsumsi, atau digunakan oleh pasar sebagai bentuk pemenuhan keperluan atau kebutuhan pasar.

Misalnya dalam program pelatihan, sebagaimana kita tahu, dalam pelatihan tidak hanya sekedar tentang menambahkan pengetahuan, tetapi lebih menekankan kepada keterampilan. Dalam hal ini, dapat memungkinkan digunakannya  teknologi informasi dan komunikasi dalam proses pembelajarannya. Bisa kita contohkan pada pelatihan kursus memasak. Dengan kegunaan TIK pelatih dapat membuat suatu video-video tutorial memasak dan membagikannya pada setiap peserta didik, bisa lewat email, posting youtube, membagikan di grup sosial media, atau dikirim langsung lewat Bluetooth yang ada di Android (butuh tatap muka tentunya). Dengan ini tentunya pelatihan tidak terlalu memerlukan lagi kegiatan pembelajaran tatap muka, walaupun ada dalam suatu waktu kegiatan tatap muka itu diperlukan, tetapi setidaknya proses pembelajaran sudah efisien dan praktis.

Pengguna TIK (dalam hal ini terfokus pada pemanfaatan Internet) dalam pembelajaran sangat membantu terciptanya proses pembelajaran yang efisien dan praktis (menurut saya, kalau untuk efektivitas pembelajaran mungkin masih belum, dikarenakan proses pembelajaran jadi sulit terkontrol, tergantung kepada kemauan sasaran atau peserta didik untuk belajar). Dalam penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam proses pembelajaran, dapat membuat cakupan sasaran yang lebih luas dengan memanfaatkan sifat TIK itu sendiri yang sangat mendunia. Pada proses pembelajaran Pendidikan Luar Sekolah, TIK sendiri memiliki peran penting sebagai sarana pembelajaran. Hal ini dikarenakan sasaran dari Pendidikan Luar Sekolah biasa nya adalah orang yang memiliki kesibukan-kesibukan (orang dewasa). untuk itu, TIK dapat mengefisiensikan pembelajaran sehingga tidak mengganggu kesibukan sasaran karena tidak harus melakukan pembelajaran tatap muka.

 

Komentar